Metal merupakan musik yang sudah berkembang di Indonesia sejak era ’90-an. Banyak musisi-musisi metal punya bakat dari Indonesia yang bisa memicu karya hebat dan berkompetisi di kancah internasional. Berikut ini 2 band metal Indonesia yang sukses mengguncang dunia. Beberapa di antaranya sudah beberapa kali menginjakkan kaki di tanah Eropa, sedangkan yang lainnya sukses menjajah beragam festival musik di Asia.

2 Band Metal Indonesia Yang Populer

Deadsquad

Meski waktu ini hanya tersisa dua personel asli di tubuh Deadsquad, Stevi Item dan Daniel, group musik bersama genre technical death metal ini masih belum berhenti berkarya. Usai merilis album ‘Tyranation’ terhadap 2016, posisi bas gitar dan drum yang awalannya diisi Arslan dan Gorust digantikan oleh Agung (bas gitar) dan Alvin (drum) yang diberitakan oleh agen sbobet terpercaya.

Dengan formasi baru, Deadsquad kian menyatakan tajinya di industri musik metal dunia sebagai band terpopuler di dunia hingga kini dari Indonesia. Pada Juni lalu, Deadsquad menjajah Jepang sepanjang 5 hari di beragam kota, termasuk Osaka, Nakano, dan festival musik Everloud. Nama mereka pun selamanya berada di paling atas dan mendominasi banyak group musik Jepang, seperti The Kandarivas, Cyberne, dan Handsome Bob.

Tak hanya menjajah Jepang, bersama formasi baru, Deadsquad termasuk merilis single ‘Blessphemy’ dalam split album bertajuk ‘3593 Miles of Everload Musick’ bersama The Kandarivas. Minggu lalu, video musik dari single berikut dirilis di YouTube.

Sebelum tur Jepang th. ini, Deadsquad termasuk dulu merajai panggung-panggung di Jepang terhadap 2016. Bermodalkan album ‘Tyrannation’, Deadsquad menghantam lima kota, termasuk Yokohama dan Tokyo. Hal berikut jadi bukti bahwa Deadsquad bisa di terima bersama baik oleh pengagum musik metal internasional, lebih-lebih Jepang.

Burgerkill

Berasal dari Ujung Berung, Bandung, Ivan (vokal) beserta tiga kawannya, Eben (gitar), Kimung (drum), dan Dadan (bas gitar), membentuk group musik hardcore bernama Burgerkill terhadap 1995. Dalam waktu lima tahun, Burgerkill sudah dicintai ribuan Begundal–sebutan untuk pengagum Burgerkill–dari semua kota di Indonesia dan sukses memperkenalkan musik hardcore serta judi bola pada salah satu agen sbobet resmi dari Indonesia.

Berhasil jadi band hardcore pertama yang dikontrak oleh major label sekelas Sony Music Entertainment Indonesia dan merilis dua album–‘Berkarat’ (2003) dan ‘Beyond Coma and Despair’ (2006)–, Burgerkill harus dirundung duka lantaran Ivan mengidap penyakit meningitis dan meninggal dunia terhadap akhir 2006. Tak rela perjuangan Ivan berakhir sia-sia, para personel Burgerkill lantas menggaet Vicki sebagai vokalis baru terhadap 2007.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *